Modal Jempol Dan Akun Anonim Bagian 3

Bersembunyi di balik nama palsu, penulis akun ini kerap mengkritik pemerintah. Polisi menangkap Raden Nuh, salah satu penulis akun tersebut, pada Oktober 2014 setelah ada orang yang melapor telah diperas Nuh dan kawan-kawan untuk sebuah perkara. Pengadilan menghukum Nuh dan dua temannya lima tahun bui.

Argo mengatakan cara kerja akun anonim sudah berkembang, tak lagi memakai cara-cara Raden Nuh memanfaatkan Twitter. Kendati bersembunyi, Nuh beberapa kali memberikan wawancara kepada media. Saat ini, menurut Argo, orang di balik akun anonim menggunakan akun robot untuk menyebarkan berita-berita palsu dan hoax, ”Sehingga jejak mereka di media sosial semakin kabur.” Polanya begini: akun anonim melemparkan sebuah isu, yang kemudian disebarkan akun robot hingga populer.

Popularitas sebuah isu melalui tanda pagar itu memunculkan kesan bahwa isu tersebut sedang ramai dibicarakan. Jika sudah banyak akun nyata termakan, akun anonim akan kembali menggoreng isu tersebut. Seorang pemula pun bisa dengan mudah memanfaatkan akun robot karena penyedianya marak di Internet.

Modal Jempol Dan Akun Anonim Bagian 2

Meski dilarang, di penjara-penjara Indonesia, narapidana secara sembunyi-sembunyi memakai telepon seluler dan mengakses Internet. Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan motif Rahim menyebarkan gambar itu adalah ketidaksukaannya kepada pemerintah dan polisi.

Dari pelacakan polisi, bukan kali itu saja Rahim menyebarkan hoax, berita yang di pelintir untuk memprovokasi. Dinding Facebooknya penuh dengan tautan berita atau potongan gambar yang menebarkan kebencian. Kasus Rahim hanya bagian kecil dari lautan informasi palsu yang menyebar di media sosial. Sepanjang Januari-November 2016, polisi Jakarta menerima 1.194 aduan masyarakat tentang hoax, berita palsu, dan pencemaran nama lewat media sosial.

Dari angka itu, 717 kasus sudah diselesaikan. Argo mengatakan tak mudah mengusut pembuat serta penyebar hoax dan berita palsu di media sosial. Soalnya, para pelaku bersembunyi di balik akun tanpa nama dan tak jelas identitasnya. ”Anonim agar sulit dilacak,” ujar Argo. Salah satu kasus yang sempat heboh adalah cuit-cuit di Twitter milik @triomacan2000.

Modal Jempol Dan Akun Anonim

Media sosial selalu hangat dengan berita entah dari mana dan tanpa didu ga-duga. Ketika tiba-tiba muncul isu bahaya laten komunisme awal Novem ber lalu, beredar gambar wajah Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian bersanding dengan wajah Ketua Partai Komunis Indonesia Dipa Nusantara Aidit. Polisi menganggap gambar itu bisa disalahpahami orang banyak dan menghasilkan kesimpulan bahwa Jenderal Tito dan Aidit punya hubungan.

Polisi pun menelusuri pembuat dan penyebar pertama gambar tersebut. Memakai perangkat lunak untuk forensik digital, tim penyelidik media siber Kepolisian Daerah Jakarta menelusuri jejak maya peredaran gambar tersebut. ”Modal pembuatnya hanya telepon seluler dan Facebook,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Argo Yuwono, Rabu pekan lalu.

Penelusuran itu berujung di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Pemuda Kota Tangerang. Polisi mensinyalir pembuat dan pengedar gambar Tito dan Aidit itu salah satu penghuni penjara tersebut. Namanya Muhammad Rahim Nasution. Ia dibui karena ditangkap polisi menyalahgunakan narkotik pada 2012.

Puasa Saat Hamil, Mama dan Janin Lebih Sehat

sat-jakarta.com – Ramadan tahun lalu, Anita sedang hamil 21 minggu. Setelah berkonsultasi dengan dokter obgin yang memeriksa kehamilannya dan dinyatakan sehat, Anita memutuskan untuk menjalani ibadah puasa Ramadan. Awalnya dirasakan sangat berat, tetapi niat kuat dan dukungan suami membuat Anita berhasil menjalani puasa sebulan penuh. “Alhamdulillah, saya bisa berpuasa penuh dan tetap dalam kondisi sehat,” ucapnya ceria.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Tak demikian halnya dengan Tania yang pada Ramadan tahun lalu padahal usia kehamilannya sudah memasuki trimester dua. “Karena muntah dan mual sudah berkurang dan kondisi saya sudah terasa lebih baik sekarang, kemudian saya pastikan untuk niat melakukan puasa.,” kenangnya. Sayang, keinginannya berpuasa sebulan penuh tak terwujud. “Baru mencoba untuk beberapa hari berpuasa, saya secara tiba-tiba merasa mual kemudian akhirnya saya muntah-muntah juga. Terpaksa saya harus membatalkan puasa,” ungkapnya.

Jadi Sehat

Seperti pengalaman Anita, kehamilan memang bukan halangan untuk berpuasa. Jika kondisi Mama dan janin memang sehat, tentu akan lebih baik jika berpuasa. Apalagi, berpuasa Ramadan memungkin kan kita semua untuk mendapatkan asupan nutrisi yang sama seperti di waktu lain. Hanya waktunya saja yang bergeser. Aktivitas menyusui tidak akan terganggu meski di siang hari tidak ada makanan dan minuman yang masuk ke tubuh mama. Kok bisa?

Karena mama yang sehat sebetulnya memiliki cadangan nutrisi. Setelah waktunya berbuka puasa serta makan dengan porsi yang cukup, cadangan nutrisi itu akan segera tergantikan dengan sempurna. Jika waktu berpuasa dan berbuka diisi dengan kegiatan serta pola makan yang baik, maka mama hamil justru akan menjadi lebih sehat. Berbagai penyakit degeneratif dapat dicegah atau diturunkan risikonya, seperti gangguan hiperkolesterol, jantung koroner, dan kencing manis.

Ya, karena dengan menahan nafsu untuk tidak mengonsumsi makanan secara sembarangan dan berlebihan, asupan yang masuk pun jadi terseleksi. Tak hanya itu. Ketika melakukan puasa, semua sel darah putih akan lebih aktif dalam membangun sistem kekebalan pada tubuh. Organ dalam pencernaan pun akan lebih sehat karena memiliki kesempatan beristirahat dengan waktu lebih panjang pada siang hari. Detoksifi kasi juga terjadi karena saat puasa, tubuh menghasilkan antioksidan yang membersihkan zat-zat bersifat racun dari dalam tubuh. Nah, mamil yang sehat tentu memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memiliki janin yang juga sehat.

Manfaatkan Ojek Online

Craftoflove.idCatering Pernikahan Jakarta. Nani mengawali usaha serba rendangnya sejak 2014 lalu, dengan mengikuti sejumlah bazar kuliner. Selang 2 tahun kemudian, ia mulai memberanikan diri menyewa tempat di kawasan Sindang Barang, Bogor, Jawa Barat. Hingga akhirnya di tahun 2017, ia memutuskan hanya berjualan dengan memanfaatkan aplikasi ojek online dan menutup kedainya.

Baca juga : rebornmind.org

“Saya ikut bazar ke bazar sambil tes pasar. Alhamdulillah, responsnya sangat bagus. Setelah itu, saya terpikir ingin ikut memberdayakan penduduk di sekitar kampung tempat saya tinggal agar punya penghasilan tambahan. Mereka saya ajak membantu memproduksi masakan serba rendang,” kisah Nani.

Baca juga : revogayahidup.com

Nani mengaku cukup percaya diri memasarkan masakan serba rendangnya karena menganggap makanan yang identik dengan santan dan daging ini memiliki banyak sekali penggemar. Padahal, ia sendiri tak memiliki darah Minang atau Sumatera Barat. “Saya tidak berdarah Minang atau Sumatera Barat, melainkan asli Bogor. Suami saya yang asli Minang dan saya mendapatkan resep rendang dari mertua. Awalnya saya trial and eror beberapa kali.

Setelah belajar bikin rendang terus menerus, akhirnya memberanikan diri berjualan. Banyak yang bilang saya cukup mahir membuat gulai dan rendang khas Padang,” kata Nani. Ibu 3 anak ini juga mengatakan, dalam mengolah rendang agar memiliki cita rasa yang pas tidak bisa diwakilkan ke orang lain. Tak heran bila Nani masih turun langsung memasak rendangnya. Tak hanya itu, dari memilih dan meracik bumbu, hingga mengemas rendang pun masih dilakukan sendiri oleh Nani.

“Walaupun saya bukan orang Padang, tapi karena menggunakan resep asli dari mertua, banyak yang memberi komentar rasa rendang buatan saya cukup otentik,” ujarnya Nani yang pernah mendapat pesanan katering sebanyak 2.700 boks nasi. Oleh karena sudah tak memiliki kedai, Nani yang masih rajin mengikuti berbagai bazar kuliner ini membuka akses pemesanan rendang melalui akun media sosial dan via WhatsApp. Terkadang bersama sejumlah temannya, Nani keliling ke sejumlah kantor menggunakan mobil menjajakan rendangnya.

Sajikan Bubur & Lontong Rendang Berkuah Kalio & Sayur Rebung

Kendati bukan berasal dari Sumatera Barat, Nani Kemal (41) mampu menyulap rendang menjadi beragam olahan tak biasa. Bahkan ia mengolah aneka masakan lain dengan tambahan rendang, seperti nasi uduk rendang, nasi goreng rendang, dan yang unik adalah bubur rendang dan lontong sayur rendang. Hmm, seperti apa, ya, sajiannya?

Baca juga : Catering Pernikahan Jakarta

Nani Kemal mengawali usaha dengan berjualan aneka rendang. Uniknya, selain menggunakan bahan daging sapi, ia juga membuat rendang dengan bahan utama ikan, ayam, jantung pisang, hingga pakis. Menarik, bukan? Tekstur rendang buatan Nani tak terlalu basah dan berminyak, tetapi juga tak terlalu kering. Menurut Nani, hal ini disebabkan dari pemilihan kelapa yang menghasilkan banyak santan. Di sisi lain, ia tetap memerhatikan penggunaan minyaknya.

Sehingga cita rasanya seimbang, setelah melalui proses memasak. Menurut Nani, kunci dari kelezatan rendang buatannya juga terletak pada lamanya proses memasak, yang makan waktu hingga 5-8 jam. Dan untuk menghadirkan cita rasa otentik rendang khas Minang, Nani mengolah rendangnya dengan 20 macam rempah sebagai bumbunya.

Di antaranya kapulaga, kayumanis, bunga lawang, asam kandis, pala, jinten, serai, dan cengkih. “Penggunaan kapulaga serta beberapa rempah lainnya untuk menciptakan bumbu yang menghasilkan rasa dan aroma rendang yang terasa lebih otentik. Supaya aman dikonsumsi banyak kalangan, saya tidak menambahkan penyedap rasa,” imbuh Nani, yang melengkapi produk serba rendangnya dengan sambal bawang dan lalapan.

Bubur & Lontong Rendang

Sementara itu, selain aneka rendang, Nani juga menawarkan dua menu istimewa dengan rendang, yakni bubur rendang dan lontong rendang. Keunikan penyajian bubur rendang buatan Nani terletak pada kuahnya. Kombinasi kuah kalio dan sayur rebung menjadi ciri khasnya. Cita rasa bubur semakin spesial dengan tambahan irisan daging rendang sebagai topingnya.

Tak lupa, Nani masih menambahkan suwiran ayam, bawang goreng, daun bawang, kacang, seledri, emping, dan kerupuk padang. “Bubur rendang saya dijual khusus pada saat itu saya ikut bazar. Biasanya dalam sehari bisa memproduksi 60 porsi bubur rendang dan selalu habis” tutur Nani. Tak berbeda jauh dengan bubur rendang, lontong sayur rendang Nani juga selalu menjadi incaran pengunjung ketika ia mengikuti bazar.

“Kuah lontong sayurnya sama dengan yang ada pada bubur rendang, kombinasi kalio dan sayur rebung. Nah, tambahan rendangnya bisa dipilih sesuai selera, boleh irisan atau utuh,” tambah Nani. Harga seporsi bubur rendang atau lontong rendangnya dibanderol seharga Rp 15 ribu – Rp 19 ribu. Sedangkan untuk variasi serba rendangnya yang dikemas dalam ukuran 200 gram dan 250 gram berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 79 ribu.

Ahok tak Berinduk Semang

Lewat pelbagai kasus korupsi dan nepotisme, partai dipercaya lebih mewakili para oligark ketimbang orang ramai. Patut disayangkan, dua bulan sebelum tenggat pengambilan keputusan, permintaan PDIP untuk bergabung membuat Ahok tak bisa sepenuhnya mengabaikan partai. Sebelumnya, ia telah pula bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Layak disesalkan, tawaran PDIP kepada Ahok dilakukan dengan mengabaikan mekanisme rekrutmen calon kepada daerah yang sebelumnya sudah dijalankan partai banteng itu. Lebih dari sekadar proposal sepihak, Ahok dihadapkan pada kenyataan bahwa ia tak cuma membutuhkan tiket pilkada, tapi juga perlindungan politik. Salah satu pangkal soalnya adalah perkara reklamasi Teluk Jakarta.

Menyetujui pengurukan laut di utara Ibu Kota, Ahok terbukti mengambil di muka uang kontribusi tambahan dalam wujud pengadaan sejumlah proyek di Ibu Kota meski ketentuan yang mengaturnya belum lagi diputuskan DPRD. Walau belum ada bukti uang itu dikantongi sang Gubernur, praktek ijon ini menyalahi sistem tata kelola pemerintahan yang baik sesuatu yang semestinya ditegakkan Ahok. Komisi Pemberantasan Korupsi telah mencokok Muhammad Sanusi dan Ariesman Widjaja, legislator DKI dan pengembang yang terlibat dalam suap reklamasi Teluk Jakarta. Komisi tengah mengembangkan kemungkinan keterlibatan eksekutif dalam permainan kotor ini. Menghadapi persoalan ini, Ahok seharusnya tidak berbelok arah.

Melalui jalur independen, ia memang hanya akan mendapat tiket pilkada, bukan ”perlindungan” politik misalnya dari kemungkinan gangguan legislatif yang akan menggunakan isu reklamasi. Sungguh celaka jika Ahok berharap partai bisa mengamankannya dari KPK. Menghadapi legislator, ia tak perlu takut. Ahok telah beberapa kali bertempur dengan DPRD dan terbukti ia memenangi pertarungan. Jika meyakini dirinya tidak bersalah, Ahok tidak perlu pula cemas terhadap KPK. Selayaknya ia konsisten dalam membela jalan konstitusi mereka yang tak berpartai. Bertahan lewat jalur independen akan membuatnya dihargai sebagai politikus yang melampaui hasrat berkuasa. Sebaliknya, berpaling kepada partai membuat Ahok menjadi politikus dengan ”p” kecil orang yang menjalani politik sekadar sebagai taktik mendapatkan takhta. Lewat jalur partai besar mungkin ia terpilih lagi sebagai gubernur meski sesungguhnya ia tak lebih dari sekadar pecundang.

DUA JALAN AHOK

PILIHAN yang bakal diambil Basuki Tjahaja Purnama dalam Pilkada 2017 akan menggambarkan siapa sesungguhnya Gubernur DKI Jakarta itu. Menghadapi pemilihan kepala daerah tahun depan, yang akan memastikan kelanjutan posisinya sebagai gubernur, Ahok harus mengambil keputusan: menjadi calon independen dengan dukungan hampir satu juta kartu tanda penduduk atau menjadi calon partai. Saat ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan melalui ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, telah membuka pintu kepada sang inkumben. Dengan 28 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, PDI Perjuangan tak perlu berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon.

Setelah dua tahun lalu meninggalkan Gerindra partai yang mengantarkannya menjadi wakil gubernur mendampingi Joko Widodo Ahok tak ”berinduk semang”. Keputusan hengkang dari partai itu dipuji banyak orang. Ketika itu, Gerindra mendukung rencana pemilihan kepala daerah lewat DPRD, bukan pemilihan langsung seperti yang sekarang berlangsung. Ahok menilai rencana itu memasung aspirasi publik. Muak kepada partai, banyak orang melihat Ahok sebagai harapan. Apalagi Ahok tak sekadar meninggalkan partai, tapi juga melawan DPRD kumpulan partai politik di lembaga legislatif yang ia nilai korup. Ahok membongkar permainan anggaran di DKI Jakarta. Hubungannya dengan legislatif memanas. Sejumlah lembaga survei menyebutkan popularitas Ahok justru melonjak akibat gebrakan ini. Rencana majunya Ahok dari jalur independen disambut sukacita. Kalangan nonpartai mendukungnya. Sebagian mendirikan Teman Ahok, kelompok relawan yang mengumpulkan tanda tangan sebagai syarat pencalonan.

Website : kota-bunga.net

Hanya dalam waktu tiga bulan, mereka mendapatkan hampir satu juta KTP lebih banyak dari syarat Komisi Pemilihan Umum dan melampaui perolehan suara partaipartai kecuali PDIP dalam pemilu legislatif di DKI Jakarta. Adapun politikus partai: mencibir. Dibenarkan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah, penggunaan jalur independen merupakan koreksi atas aturan sebelumnya yang memberi monopoli tunggal kepada partai untuk menyorongkan calon. Prinsip dasar perubahan itu: dalam pemilihan umum, mereka yang tak berpartai memiliki hak konstitusional yang sama dengan yang berpartai. Apalagi partai lewat sistem perwakilan tak lagi dianggap bisa merepresentasikan suara publik.

Hal Hal Penting Sebelum Menyewa Kantor Bagian Ke Dua

Lalu berapakah biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa kantor di Jakarta?

Lanjut ke artikel selanjutnya pertanyaan ini akan diklasifikasikan menurut wilayahnya. Namun dapat diketahui rata-rata harga sewa ruko atau rukan 2-3 lantai berkisar di angka 100-200 juta per tahun.

Harga tersebut akan lebih murah jika berada di daerah tidak padat keramaian, kampus/sekolah, namun juga akan menjadi lebih tinggi jika berada di daerah pusat keramaian.

Berbeda dengan ruko/rukan, biaya sewa kantor di wilayah SCBD atau Thamrin ataupun di Mall, hitungan sewa adalah per m2. Perhitungan biayanya kembali tergantung dari grade gedung perkantorannya.

Untuk gedung perkantoran grade premium, rata-rata biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp. 250.000 per m2. Gedung kategori grade A Rp.229.000 per m2, gedung grade B Rp 219.000 per. Sementara harga sewa di grade C adalah Rp 200 ribu per m2.

Sedangkan di daerah pergudangan dan industri, harga sewa ditentukan oleh luasnya area gudang. Gudang sendiripun ada yang terpisah dengan bangunan kantor, sehingga harus menyewa dua bangunan. Bangunan kantor sekaligus gudang di Jakarta dapat disewa di kisaran harga Rp. 850 juta hingga Rp. 2 M per tahun.

Baca Juga: Hal-Hal Penting Sebelum Menyewa Ruangan Kantor

Harga yang cukup fantastis untuk menyewa sebuah bangunan. Namun besarnya biaya ini tentu harus seimbang dengan kegiatan usaha yang dilakukan dan luas area yang dibutuhkan. Jadi, untuk menentukan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta juga harus mempertimbangkan beberapa hal berikut ini, diantaranya:

  • Berapa banyak karyawan?
  • Berapa luas ruang kantor yang dibutuhkan?
  • Seberapa sering membutuhkan ruang kantor?
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan ruang kantor tersebut?
  • Fasilitas apa saja yang akan dibutuhkan?
  • Berapa banyak anggaran yang bisa dikeluarkan selama 1 tahun kedepan?

Banyak pelaku usaha yang kadangkala mengindahkan biaya sewa karena ingin memiliki kantor dengan harga sewa tinggi namun tidak cukup memperhatikan kegiatan bisnis yang dilakukan dan modal yang dimiliki, sehingga tidak jarang yang berpindah pindah kantor.

Hal ini cukup mengganggu kinerja perusahaan itu sendiri. Karena dengan berpindahnya kantor mengakibatkan akan terjadi perpindahan alamat kantor, no telpon kantor, yang mengakibatkan terhambatnya kegiatan bisnis dan juga akan memperlihatkan ketidaksiapan sebuah perusahaan dalam perencanaan yang mengakibatkan rusaknya citra perusahaan tersebut dimata rekan bisnis maupun klien. Ini merupakan kerugian besar.

Sebagai kesimpulan, menentukan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta bukanlah hal yang mudah. Keputusan menentukan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta harus menggunakan strategi yang komprehensif dan matang karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan akan menentukan citra perusahaan kedepannya.

Memutuskan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta atau kota besar lainnya adalah sebuah masalah dan tantangan yang harus diputuskan.

Luangkan waktu untuk mempertimbangkan, apa saja yang dibutuhkan, bagaimana regulasinya, dan yang paling penting telaah terlebih dahulu opsi ruang kantor yang cocok bagi perusahaan Anda.

 

 

Hal-Hal Penting Sebelum Menyewa Ruangan Kantor

Tahukah Anda bahwa Menentukan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta pun harus memperhitungkan berbagai macam hal seperti adanya partisi kaca untuk ruangan kantor karena kantor yang memiliki jenis partisi kaca terlihat mewah dan keren.

Dan Perlu Anda ketahui juga bahwa partisi kaca juga ada banyak jenis kaca yang digunakan dan yang paling sering digunakan untuk ruangan kantor adalah partisi kaca berbahan tempered dan untuk memperindah ruangan kantor maka Anda dapat memasang pintu dari kaca tempered.

Hal Penting Sebelum Menyewa Ruangan Kantor

Setelah desain interior kantor selesai maka ada hal-hal penting lainnya yang perlu Anda perhatikan saat hendak menyewa ruangan kantor di wilayah Jakarta salah satunya adalah survey wilayai tersebut memiliki sejarah banjir atau tidak mengingat banjir di Jakarta terjadi saat musim penghujan.

  1. Bebas bajir

Memilih tempat sewa kantor di Jakarta yang tidak dikelilingi atau berada di wilayah yang sering terjadi banjir harus menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan tempat sewa kantor di Jakarta.

  1. Keamanan Terjamin

Sistem keamanan merupakan hal lain yang tidak bisa diremehkan sama sekali dalam menentukan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta. Hampir semua pusat kegiatan bisnis di Jakarta telah dilengkapi dengan penjaga yang berjaga 24 jam.

Perlengkapan keamanan di dalam ruangan kantor pun harus dilengkapi seperti cctv, pintu yang dipasangi password/sidik jari, alarm keamanan dan kebakaran wajib jadi pertimbangan yang harus dipikiran.

  1. Pilih Gedung yang Masih Baru

Pilihlah gedung atau ruangan kantor yang masih relatif baru dan tidak memakan banyak biaya untuk renovasi. Biaya renovasi sebuah bangunan tidak bisa dianggap remeh.

Bangunan yang sudah cukup tua dengan dinding yang lembab atau sudah retak dengan cat yang sudah terkelupas akan sangat menguras biaya.

  1. Fasilitas Ruangan

Demikian juga dengan fasilitas yang tersedia bagi ruangan tersebut seperti kapasitas listrik yang disediakan apakah mencukupi kebutuhan kegiatan bisnis, lalu dari air dan sistemnya apakah baik, terutama bagi bisnis rumah makan yang membutuhkan air bersih.

Baca Juga: Share Pengalaman Bisnis Kuliner

  1. Penyejuk Ruangan yang Tersedia

Penyejuk ruangan juga merupakan pertimbangan yang harus diperhatikan. Jika memilih tempat sewa di gedung, penyejuk udara biasanya sudah tersedia, namun tidak semua Ruko, rukan atau pergudangan mempunyai penyejuk udara, sehingga harus memasang sendiri.

Dari semua hal tersebut diatas mengenai lokasi untuk menentukan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta pada akhirnya biaya sewa yang akan jadi penentu akhir.

Seperti pepatah mengatakan, posisi menentukan prestasi, begitu juga dalam menentukan tempat sewa kantor yang berkualitas di Jakarta, harga sewa kantor di wilayah strategis akan lebih tinggi daripada harga sewa di wilayah sub urban atau jauh dari pusat bisnis.