Pemanfaatan wireless Charging

Sebenarnya sudah banyak perusahaan yang membuat sistem pengisian energi nirkabel ini. Bahkan, beberapa perusahaan pembuat smartphone sudah menjual perangkat wireless charger ke konsumennya. Namun, berbeda dengan smartphone yang membutuhkan energi yang tidak terlalu besar. Di bidang otomotif, pengisian energi nirkabel harus memikirkan berbagai efek yang ada di sekitarnya. Masalah keamanan ini yang membuat sistem pengisian energi nirkabel di kendaraan berjalan lambat. Sejumlah kriteris keselamatan dan tata kelola kepatuhan terhadap peraturan harus dipenuhi setiap teknologi WEVC agar bisa digunakan secara komersial. Gangguan elektromagnetik yang terkonduksi dan terpancar bisa dicegah melalui desain produk yang berkualitas tinggi.

Jemaat Misterius Gereja Santo Yosep Bag8

Karena Irwan kesal dinasihati, mereka kerap bertengkar. SEPERTI pada Irwan, radikalisme mencengkeram pemikiran Zefrizal Nanda Mardani sejak masih duduk di bangku SMA. Kini Zefrizal telah berusia 23 tahun. Setamat SMA, Zefrizal masuk Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya. Tapi, sejak setahun lalu, Zefrizal entah berada di mana.

Sejumlah dosen dan mahasiswa Universitas Airlangga mendengar kabar Zefrizal bergabung dalam Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Polisi Detasemen Khusus 88 Antiteror juga pernah menyelidiki kegiatan Zefrizal karena ia diduga masuk jaringan teroris. ”Sudah setahun ia tidak mendaftar ulang dan tidak membayar uang kuliah,” kata Direktur Akademik Universitas Airlangga Ni Nyoman Tri Puspaningsih.

Mas Achmad Santosa Kembali Berdansa

KETUA Staf Ahli Satuan Tugas 115 Mas Achmad Santosa ingin mendalami lagi kemampuannya berdansa. Ia sadar kesibukannya perlu diimbangi dengan aktivitas yang bisa membuat rileks dan menyegarkan tubuh. Menurut dia, berdansa bisa jadi ajang silaturahmi dengan sahabat di acara-acara tertentu. Pria yang akrab disapa Ota itu ingin kembali menekuni dansa Latin yang lebih ringan, seperti cha-cha, salsa, bachata, dan jive.

”Dansa Latin yang ini cukup energetik, gerakannya tidak seketat waltz atau dansa ballroom, yang digemari istri saya (Lelyana Santosa). Apalagi saya suka musik Latin,” katanya kepada Tempo di kantornya, Senin tiga pekan lalu. Ota menuturkan, berdansa sudah seperti olahraga. Ia sempat merasakan manfaatnya sebelum disibukkan oleh setumpuk tugas sejak 2009. Ia sempat menjadi pelaksana tugas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ketika beberapa pemimpin KPK ditetapkan sebagai tersangka.

Tuduhan Maut Kenalan Baru Bag6

Setelah itu, nomor Gurdip tak bisa dihubungi lagi. Zulfqar mencari tahu nasib teman barunya itu ke sejumlah kantor polisi, tapi tak membuahkan hasil. Hari itu Zulfqar pulang ke rumah. Menurut Siti, malam itu suaminya bercerita bahwa Gurdip bermasalah dengan aparat tapi tak diketahui ada di mana.

”Dia tenang saja, tidak seperti orang bersalah,” ujar Siti menceritakan sikap Zulfqar waktu itu. Beberapa hari kemudian, polisi datang menggeledah rumah Zulfqar. Waktu itu Zulfqar tak ada di rumah. ”Tak ada pula narkoba yang ditemukan,” kata Saut Edward. Siti pun mengira masalah suaminya sudah selesai. Tiga bulan kemudian, polisi datang lagi mengetuk pintu rumah Siti.

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag16

Saat Yuri mengontak mereka atas rekomendasi musikus yang pernah tampil sebelumnya di UVJF, ternyata keduanya sudah mendapat informasi mengenai acara ini. ”Mereka senang karena bisa mendapat informasi yang utuh mengenai festival dan soal Bali,” ujar Yuri.

Yogyakarta memiliki dua perhelatan tahunan yang juga digelar di tempat terbuka, Prambanan jazz Jazz dan Ngayogjazz. Prambanan Jazz terinspirasi konser Andrea Bocelli, penyanyi tenor ternama Italia, di Tuscany pada 2008. Di luar ruangan sekitar tempat Bocelli menggelar pentasnya, bebatuan ditumpuk rapi. Sekilas bebatuan yang menumpuk itu mirip candi. ”Dari situ saya berpikir membuat konser dengan suasana berbeda, menikmati musik dengan latar candi,” kata Anas Syahrul Alimi, penggagas Prambanan Jazz, di sela acara jazz itu di kompleks Candi Prambanan, 20 Agustus lalu.

Akibat Tergiur Rayuan Opa Bag6

Saat anak sebayanya bersekolah, Faisal bekerja sebagai nelayan. Ketika sedang tidak melaut pada Februari 2011 itu, ia didekati pria yang mengaku bernama Opa. Seminggu kemudian, saat mulai akrab, Opa menawari Faisal pekerjaan. ”Pekerjaannya tidak berat, tidak berisiko, dan uangnya banyak,” ujarnya. Kepada Faisal, Opa mengaku memiliki usaha mengantar turis jalan-jalan dari Jawa ke perairan Rote.

Karena tawaran gajinya menggiurkan, Rp 15 juta sebulan, Faisal menerima tawaran tersebut. Bersama Sem dan Joni, ia lantas terbang ke Surabaya. Pada 12 Maret 2011, mereka bertiga dan kapten kapal Rashid membawa kapal menuju sebuah pantai di Surabaya. Di sana sudah menunggu 132 turis asal Afganistan, Iran, dan Irak. Menjelang sore, mereka tiba di perairan Rote, NTT.

Peluncuran Cat Antinyamuk

Data WHO menunjukkan Indonesia termasuk peringkat tertinggi untuk kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak penyakit ini merebak tahun 1968 hingga saat ini. Pada negara beriklim tropis, DBD dan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk memang merupakan permasalahan kesehatan serius sehingga pencegahan terhadap gangguan ke sehatan ini perlu dilakukan dalam segala aspek kehidupan.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Dipicu oleh kondisi tersebut, PT Kansai Prakarsa Coatings yang merupakan salah satu perusahaan Jepang di bidang cat dekoratif, otomotif, industrial, protektif, dan kelautan, beberapa waktu lalu meluncurkan produk Kansai Anti-Mosquito. Produk ini mempunyai kekhususan karena mampu menghalau nyamuk serta melindungi keluarga, buah hati, dan orang-orang yang kita sayangi dari gangguan kesehatan yang ditularkan oleh nyamuk.

Presiden Direktur Kansai Paint Co.Ltd, Hiroshi Ishino dalam acara peluncuran mengatakan, “Di negara mana pun kami beroperasi, kami selalu berupaya keras menjadi perusahaan terbaik yang kami buktikan melalui serangkaian pruduk inovatif yang memberikan nilai tambah bagi masya rakat. Peluncuran Kansai AntiMosquito merupakan perwujudan dari fi losofi kami mem berikan masyarakat produk yang bermanfaat.” Kansai Anti-Mosquito sudah melewati serangkaian riset dan pengujian yang dilakukan para peneliti di Jepang, Malaysia, Afrika Selatan, dan Indonesia.

Di Indonesia, penelitian ini dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB). Hasilnya membuktikan jenis cat ini mampu menghalau nyamuk hingga 90% dan memberikan perlindungan hingga 2 tahun. “Untuk kebutuhan interior rumah, tersedia dalam 25 warna-warni indah siap pakai dan ribuan warna yang dapat dikreasikan melalu mesin tinting Colour X-Pert. Cat ini aman untuk keluarga dan binatang peliharaan sekalipun,” ungkap Elizabeth T.

Sutrisno, Sales and Product Manager Decorative Division of PT Kansai Prakarsa Coatings. “Saat semua dinding dilapisi oleh cat ini, nyamuk cenderung enggan menempel pada dinding. Bahkan akibat terpapar cat inovatif ini, nyamuk kehilangan kemampuan untuk mengisap darah atau mencari makan. Ini berarti akan mengurangi jumlah gigitan dan keberadaan nyamuk dalam ruangan,” sambung Elizabeth.

Produk ini sudah digunakan untuk mengecat PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) di wilayah Cililitan. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Veronica Tan selaku Ketua Penggerak PKK DKI Jakarta meresmikan fasilitas publik ini pada 22 Oktober 2015. Melalui kegiatan ini, Kansai Paint menunjukkan komitmennya untuk mendukung program Pemerintah DKI Jakarta dalam upaya mewujudkan kota ramah anak.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Misteri Neraka di Gunung Padang Bag4

Selain itu, Badurah kerap dimunculkan dengan sinematograf yang tak berbeda dengan flm horor lain: tampak sekilas lalu hilang atau tiba-tiba terlihat. Tujuannya tentu mengagetkan penonton. Plot cerita flm ini mudah ditebak. Dimulai dengan profl tiga tokoh utama, kemudian terjadi kematian misterius dalam ekskavasi Gunung Padang, lalu ketiga tokoh bekerja sama mengungkap misteri itu. Akhirnya, hanya satu tokoh yang bertahan hidup. Beberapa adegan juga gampang di terka. Misalnya ketika profesor arkeologi Theo Wirawan (Ray Sahetapy) “diganggu” Badurah di kamp ekskavasi. Sudah bisa ditebak: profesor itu akhirnya mati. Film ini kurang jeli dalam hal kondisi psikologis tokoh-tokohnya.

Menghubungkan Indonesia, Membangun Perekonomian Daerah Bag5

Dengan begitu, kami kembali pada fungsi sebagai regulator yang mengatur tatanan transportasi secara lebih komprehensif,” ujar Menteri Budi. Terkait dengan program tol laut, Budi menjelaskan, program ini sangat membantu pemerintah mengurangi disparitas harga dan menemukan masalah-masalah yang terjadi di daerah. Namun ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diperhatikan agar tol laut bisa berkelanjutan serta memiliki dampak besar bagi masyarakat.

Salah satu pekerjaan rumah itu terkait dengan angkutan dari timur ke barat yang belum terlalu banyak. Artinya, belum banyak bangkitan ekonomi baru. “Padahal, kita tahu bahwa tol laut adalah trade follow the ship, kapal ke sana dulu baru perdagangan timbul. Kalau perdagangan timbul, akan terjadi peningkatan skala ekonomi. Inilah yang kami dorong,” kata Budi.

Adrenalin Musik Soundrenaline Bag4

“Yang menegangkan, latihan cuma sekali dalam satu jam, sampai tiga lagu,” tutur Arina Ephipania, vokalis Mocca. Kolaborasi kedua kelompok musik asal Bandung itu bukan hal baru. Mereka bahkan pernah merekam lagu bersama. Namun kolaborasi hari itu cenderung dadakan, karena kebetulan Burgerkill juga ikut memeriahkan Soundrenaline. Namun Mocca dan Burgerkill berpentas di hari yang berbeda. Mocca yang mengusung aliran pop jazz itu tampil pada hari pertama Soundrenaline, Sabtu lalu, 8 September.

Adapun Burgerkill tampil pada Minggu. Burgerkill yang hadir lengkap dengan kostum sempat menggebrak panggung A Stage, sebelum Limp Bizkit tampil. “Senang sekali Burgerkill bisa bermain di sini ugal-ugalan,” ujar Vicky. “Malam yang sangat luar biasa.” Gitaris Burgerkill, Eben, mengatakan Soundrenaline selalu mempunyai cerita tersendiri.