Tuduhan Maut Kenalan Baru Bag6

Setelah itu, nomor Gurdip tak bisa dihubungi lagi. Zulfqar mencari tahu nasib teman barunya itu ke sejumlah kantor polisi, tapi tak membuahkan hasil. Hari itu Zulfqar pulang ke rumah. Menurut Siti, malam itu suaminya bercerita bahwa Gurdip bermasalah dengan aparat tapi tak diketahui ada di mana.

”Dia tenang saja, tidak seperti orang bersalah,” ujar Siti menceritakan sikap Zulfqar waktu itu. Beberapa hari kemudian, polisi datang menggeledah rumah Zulfqar. Waktu itu Zulfqar tak ada di rumah. ”Tak ada pula narkoba yang ditemukan,” kata Saut Edward. Siti pun mengira masalah suaminya sudah selesai. Tiga bulan kemudian, polisi datang lagi mengetuk pintu rumah Siti.

Masih Kecil Sudah Kecanduan Gadget

Salam ibu mayke, anak saya (3), sudah termasuk kecanduan gadget. Mulai bangun tidur sampai mau tidur pun masih menanyakan gadget-nya. Setiap sabtu-minggu saya ajak keluar, seperti ke tempat bermain, tapi ngotot mau bawa smartphone-nya. Saya khawatir dengan perkembangan ke depannya. Kalau saya umpetin, dia sampai menangis minta gadgetnya tersebut.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Sebetulnya sejak awal saya kurang setuju anak saya pegang smartphone bekas bapaknya. Tapi suami ngotot, katanya enggak apa-apa, toh enggak bisa akses ke internet karena sudah diblock. Tapi di dalamnya banyak permainan game. Ada perasaan kasihan, namun saya juga takut dengan perkembang annya nanti. Mohon solusi dari ibu mayke. Terima kasih. Dinni dien – surabaya.

Mumpung usianya masih 3 tahun, kecanduan gadget bisa segera ditangani, karena Ibu lebih mudah mengendalikannya. Mau tidak mau kegiatan sehari-hari perlu diisi dengan aktivitas yang menguras energinya, bermain dengan teman-teman tetangga seperti berlari-lari, main bola, tepuk balon, naik sepeda, layang-layang, atau main di taman yang dilengkapi permainan outdoor. Di rumah, bisa diajak berlomba memasukkan bola sebanyak mungkin ke dalam keranjang, bergerak sesuai aba-aba Ibu, melompat dari atas tumpukan bantal, bermain pura-pura seperti perang-perangan, perbengkelan; bermain cat air, play dough, puzzle, dan lain-lain.

Apabila anak dibiasakan melakukan kegiatan bermain non-gadget, lama kelamaan dia dapat dialihkan dari gadget. Syarat lain, jangan sampai ayah dan ibunya sepanjang hari menggunakan gadget, sebab akan membuat anak kecanduan lagi. Setelah anak terbiasa bermain nongadget selama 2 sampai 3 bulan, izinkan kembali bermain gadget tapi batasi sehari maksimum 1 jam, dengan permainan yang diseleksi terlebih dahulu sesuai usianya. Selain itu, ketegasan orangtua dalam mengatur jadwal ke giatan anak sangat penting.

Dengan demikian, anak tetap mendapat kesempatan mengenal teknologi tinggi yang berawal dari gadget tapi dengan porsi sesuai. Ketika usia anak bertambah, sebaiknya selalu waspada akan informasi dan permainan yang bisa dia akses melalui gadgetnya. Dampingi dan temani anak saat bermain gadget, sehingga anak merasa senang, dan orangtua tetap dapat mengontrol anak. Salam kembali untuk Ibu ‘inni.

Sumber : https://pascal-edu.com/

 

Merayakan Jazz Hingga Lereng Gunung Bag16

Saat Yuri mengontak mereka atas rekomendasi musikus yang pernah tampil sebelumnya di UVJF, ternyata keduanya sudah mendapat informasi mengenai acara ini. ”Mereka senang karena bisa mendapat informasi yang utuh mengenai festival dan soal Bali,” ujar Yuri.

Yogyakarta memiliki dua perhelatan tahunan yang juga digelar di tempat terbuka, Prambanan jazz Jazz dan Ngayogjazz. Prambanan Jazz terinspirasi konser Andrea Bocelli, penyanyi tenor ternama Italia, di Tuscany pada 2008. Di luar ruangan sekitar tempat Bocelli menggelar pentasnya, bebatuan ditumpuk rapi. Sekilas bebatuan yang menumpuk itu mirip candi. ”Dari situ saya berpikir membuat konser dengan suasana berbeda, menikmati musik dengan latar candi,” kata Anas Syahrul Alimi, penggagas Prambanan Jazz, di sela acara jazz itu di kompleks Candi Prambanan, 20 Agustus lalu.

Rajin Bergerak Tingkatkan Kecerdasan Anak

Berat badan dan aktivitas fi sik ternyata dapat berpengaruh terhadap kemampuan kognitif anak, demikian menurut studi yang dimuat di jurnal Pediatric Exercise Science. Anak-anak yang memiliki badan proporsional dengan Indeks Massa Tubuh yang sehat dan aktivitas fisik yang baik, cenderung meraih nilai lebih baik pada tes kognitif dibandingkan teman-temannya yang memiliki badan proporsional namun tidak aktif bergerak, atau yang punya berat badan berlebih dan tidak aktif bergerak.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

“Perbedaannya terletak pada aktivitas yang dijalani anak, bahkan di antara anak-anak yang memiliki berat badan normal. Penelitian ini menegaskan, aktivitas fisik memang berpengaruh pada fungsi otak,” kata Dr. Catherine Davis, clinical health psychologist dari Georgia Prevention Institute, Georgia Regents University. Kabar baiknya lagi, dengan bantuan orangtua dan sekolah, anak bisa menjalani pola hidup yang lebih sehat sekaligus menurunkan berat badannya.

Pelihara Reptil Juga Bisa Memicu Alergi

Binatang jenis reptil banyak dipilih sebagai peliharaan oleh orangtua dan anak yang menderita alergi, karena binatang ini tak memiliki bulu, seperti halnya anjing, kucing, atau marmut. Namun, peneliti dari Messerli Research Institute mengimbau para orangtua untuk tetap waspada saat memelihara reptil, karena risiko kambuhnya alergi pada anak tetap bisa terjadi. “Pemicu alergi bukan berasal dari hewannya, melainkan dari makanan hewan itu.

Dalam kasus anak berusia 8 tahun yang mengalami serangan alergi parah akibat memelihara sejenis kadal, misalnya, yang menjadi pemicu adalah belalang yang diberikan sebagai makanan kadal, yang ternyata merupakan sumber alergi,” kata Prof. Erika Jensen-Jarolim, MD, ahli imunologi sekaligus salah satu peneliti. Menurutnya, keberadaan belalang sebagai sumber alergi yang potensial ini sering kurang diketahui banyak orang, termasuk para peneliti. Bahkan, efek alergi ini bisa menetap hingga bertahun-tahun. Untuk itu, Jensen-Jarolim merekomendasikan penyimpanan makanan reptil di luar rumah. Selain itu, hindari menyimpan reptil di ruang tamu, karena belalang yang tidak tercerna dengan baik bisa dikeluarkan lagi dari tubuh reptil dalam bentuk kotoran.

Sumber : https://ausbildung.co.id/