Sajikan Bubur & Lontong Rendang Berkuah Kalio & Sayur Rebung

Kendati bukan berasal dari Sumatera Barat, Nani Kemal (41) mampu menyulap rendang menjadi beragam olahan tak biasa. Bahkan ia mengolah aneka masakan lain dengan tambahan rendang, seperti nasi uduk rendang, nasi goreng rendang, dan yang unik adalah bubur rendang dan lontong sayur rendang. Hmm, seperti apa, ya, sajiannya?

Baca juga : Catering Pernikahan Jakarta

Nani Kemal mengawali usaha dengan berjualan aneka rendang. Uniknya, selain menggunakan bahan daging sapi, ia juga membuat rendang dengan bahan utama ikan, ayam, jantung pisang, hingga pakis. Menarik, bukan? Tekstur rendang buatan Nani tak terlalu basah dan berminyak, tetapi juga tak terlalu kering. Menurut Nani, hal ini disebabkan dari pemilihan kelapa yang menghasilkan banyak santan. Di sisi lain, ia tetap memerhatikan penggunaan minyaknya.

Sehingga cita rasanya seimbang, setelah melalui proses memasak. Menurut Nani, kunci dari kelezatan rendang buatannya juga terletak pada lamanya proses memasak, yang makan waktu hingga 5-8 jam. Dan untuk menghadirkan cita rasa otentik rendang khas Minang, Nani mengolah rendangnya dengan 20 macam rempah sebagai bumbunya.

Di antaranya kapulaga, kayumanis, bunga lawang, asam kandis, pala, jinten, serai, dan cengkih. “Penggunaan kapulaga serta beberapa rempah lainnya untuk menciptakan bumbu yang menghasilkan rasa dan aroma rendang yang terasa lebih otentik. Supaya aman dikonsumsi banyak kalangan, saya tidak menambahkan penyedap rasa,” imbuh Nani, yang melengkapi produk serba rendangnya dengan sambal bawang dan lalapan.

Bubur & Lontong Rendang

Sementara itu, selain aneka rendang, Nani juga menawarkan dua menu istimewa dengan rendang, yakni bubur rendang dan lontong rendang. Keunikan penyajian bubur rendang buatan Nani terletak pada kuahnya. Kombinasi kuah kalio dan sayur rebung menjadi ciri khasnya. Cita rasa bubur semakin spesial dengan tambahan irisan daging rendang sebagai topingnya.

Tak lupa, Nani masih menambahkan suwiran ayam, bawang goreng, daun bawang, kacang, seledri, emping, dan kerupuk padang. “Bubur rendang saya dijual khusus pada saat itu saya ikut bazar. Biasanya dalam sehari bisa memproduksi 60 porsi bubur rendang dan selalu habis” tutur Nani. Tak berbeda jauh dengan bubur rendang, lontong sayur rendang Nani juga selalu menjadi incaran pengunjung ketika ia mengikuti bazar.

“Kuah lontong sayurnya sama dengan yang ada pada bubur rendang, kombinasi kalio dan sayur rebung. Nah, tambahan rendangnya bisa dipilih sesuai selera, boleh irisan atau utuh,” tambah Nani. Harga seporsi bubur rendang atau lontong rendangnya dibanderol seharga Rp 15 ribu – Rp 19 ribu. Sedangkan untuk variasi serba rendangnya yang dikemas dalam ukuran 200 gram dan 250 gram berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 79 ribu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *